Senin, 22 Juli 2019

Bahaya Riba



Maraknya media online maupun offline serta lembaga-lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan-kemudahan dalam mendapatkan sesuatu/barang mewah secara kredit,  tinggal mengisi formulir pengajuan kredit, menandatanganinya, barangpun akan terbeli. inilah yang menjadikan  gaya hidup masyarakat yang konsumtif. Tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja, kini sudah merambah ke pelosok-pelosok desa. 


Nah inilah gambaran gaya hidup masa kini, untuk mendapatkan barang mewah kita mau saja terjun dalam praktek Riba, karena pengembalian dari kredit tersebut di cicil setiap bulannya yang akan dikenakan bunga. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa bunga baik bank maupun lembaga keuangan lainnya adalah Riba  dan haram hukumnya.


Benarlah Sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh HR. Bukhori No. 2083  dari Abu Hurairah :

“ Akan datang suatu zaman dimana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah usaha yang halal atau yang haram.”

Riba termasuk 7 dosa BESAR yang membinasakan seperti yang di sabdakan Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh HR. Bukhori No. 3456 : Muslim No. 2669  yang berbunyi :

“ Jauhilah 7 ( dosa) yang membinasakan!” merekapun ( para sahabat ) bertanya :  “ wahai Rosulullah! Apakah itu ? “  Beliau menjawab  :
1.  Syirik kepada Allah
2. Sihir
3. Membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan haq

    4. Memakan Riba 
5. Memakan Harta Anak Yatim

    6. Berpaling dari perang yang berkecamuk
7. Menuduh  Zina terhadap wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman dan yang bersih dari zina.


Ternyata Dosa Riba itu sangat membinasakan, sungguh menyeramkan .. Nauzubillah summa Nauzubillah dan Karna Riba itu dilarang-Nya, maka  Allah SWT pun menantang para pelaku Riba untuk Perang melawan Allah dan Rosulnya, pesan ini tercantum dalam firman Allah :

 QS : Al baqarah ayat 279 . “ maka jika kamu tidak mengerjakan ( meninggalkan sisa transaksi riba ), maka ketahuilah, bahwa ALLAH dan Rosul-Nya akan MEMERANGIMU ! “

Jika Allah benar menantang kita ( Pelaku Riba ) PERANG, Siapakah yang akan menang? Tentu kita sudah tahu jawabannya. .. Ampuni kami  Ya Allah..

Dan Ancaman Allah bagi orang yang mengulangi kembali mengambil RIBA akan di masukan ke dalam Neraka dan Mereka Kekal didalamnya. Firman Allah SWT   QS : Al Baqarah  ayat 275

“ Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari tuhannya, lalu terus berhenti ( dati transaksi Riba ) maka baginya apa yabg telah diambil dahulu ( sebelum datang larangan), dan urusannya ( terserah ) kepada  Allah. Orang-orang yang kembali mengulanginya ( Transaksi Riba ) maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”

Maka dari itu renungkanlah saudaraku !,  marilah kita  bertaubat kepada Allah SWT dan Jauhi praktik-praktik RIBA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar