Maraknya media online maupun
offline serta lembaga-lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan-kemudahan
dalam mendapatkan sesuatu/barang mewah secara kredit, tinggal mengisi formulir pengajuan kredit, menandatanganinya,
barangpun akan terbeli. inilah yang menjadikan gaya hidup masyarakat yang konsumtif. Tidak
hanya terjadi di kota-kota besar saja, kini sudah merambah ke pelosok-pelosok
desa.
Nah inilah gambaran gaya hidup
masa kini, untuk mendapatkan barang mewah kita mau saja terjun dalam praktek
Riba, karena pengembalian dari kredit tersebut di cicil setiap bulannya yang
akan dikenakan bunga. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa bunga baik bank maupun
lembaga keuangan lainnya adalah Riba dan
haram hukumnya.
Baca : Riba dalam Hukum Islam
Benarlah Sabda Nabi Muhammad SAW
yang diriwayatkan oleh HR. Bukhori No. 2083
dari Abu Hurairah :
“ Akan datang suatu zaman dimana
manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah usaha yang
halal atau yang haram.”
Riba termasuk 7 dosa BESAR yang membinasakan
seperti yang di sabdakan Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh HR. Bukhori
No. 3456 : Muslim No. 2669 yang berbunyi
:
“ Jauhilah 7 ( dosa) yang
membinasakan!” merekapun ( para sahabat ) bertanya : “ wahai Rosulullah! Apakah itu ? “ Beliau menjawab :
1. Syirik
kepada Allah 2. Sihir
3. Membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan haq
4. Memakan Riba
5. Memakan
Harta Anak Yatim
6. Berpaling
dari perang yang berkecamuk
7. Menuduh
Zina terhadap wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman dan yang bersih
dari zina.
Ternyata Dosa Riba itu sangat membinasakan,
sungguh menyeramkan .. Nauzubillah summa
Nauzubillah dan Karna Riba itu dilarang-Nya, maka Allah SWT pun menantang para pelaku Riba untuk
Perang melawan Allah dan Rosulnya, pesan ini tercantum dalam firman Allah :
QS : Al baqarah ayat 279 . “ maka jika kamu
tidak mengerjakan ( meninggalkan sisa transaksi riba ), maka ketahuilah, bahwa
ALLAH dan Rosul-Nya akan MEMERANGIMU ! “
Jika Allah benar menantang kita (
Pelaku Riba ) PERANG, Siapakah yang akan menang? Tentu kita sudah tahu
jawabannya. .. Ampuni kami Ya Allah..
Dan Ancaman Allah bagi orang yang
mengulangi kembali mengambil RIBA akan di masukan ke dalam Neraka dan Mereka
Kekal didalamnya. Firman Allah SWT QS :
Al Baqarah ayat 275
“ Orang-orang yang telah sampai
kepadanya larangan dari tuhannya, lalu terus berhenti ( dati transaksi Riba )
maka baginya apa yabg telah diambil dahulu ( sebelum datang larangan), dan
urusannya ( terserah ) kepada Allah.
Orang-orang yang kembali mengulanginya ( Transaksi Riba ) maka orang itu adalah
penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”
Maka dari itu renungkanlah
saudaraku !, marilah kita bertaubat kepada Allah SWT dan Jauhi
praktik-praktik RIBA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar